Berita
Generasi Milenial Harus Cerdas, Adaptif, dan Inovatif
Sabtu 16 Februari 2019      Berita
Generasi Milenial Harus Cerdas, Adaptif, dan Inovatif

Generasi era milenial saat ini lekat dengan dunia kerja yang mengedepankan kompetensi tinggi. Bahkan, industri besar berlomba mencari sumber daya manusia yang memumpuni. Untuk dapat bertahan menghadapi tantangan itu, diperlukan sikap cerdas, adaptif, dan inovatif dalam menyikapi perubahan yang terjadi di masa depan.

Hal itu diungkapkan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Dr H Syamsuhadi Irsyad MH dalam acara Spiritual Upgrading & Career Competencies Empowerment by Softskills (SUCCESS) di Aula AK Anshori Gedung Rektorat Lt.3 UMP.

“Anda yang disini (Mahasiswa UMP) akan menjadi tulang punggung yang menentukan nasib Indonesia. Tepatnya 2028 diprediksi menjadi puncak momen dari apa yang disebut sebagai fenomena bonus demografi yang sangat menentukan perjalanan sebuah bangsa,” ungkapnya.

Rektor mengungkapkan, ada sebuah tantangan yang sangat berat bagi para mahasiswa. Menurutnya, persaingan dunia kerja di era globalisasi ini semakin ketat. Persaingan tidak hanya dengan sumber daya manusia setempat, namun juga bersaing dengan sumber daya manusia dari luar negeri.

“Bonus demografi puncaknya akan terjadi pada tahun 2028-2030, di mana 100 orang produktif menanggung 44 orang non produktif. Melimpahnya usia produktif ini bisa menjadi kabar baik karena akan membantu menggenjot pertumbuhan ekonomi. Kabar buruknya, jumlah usia yang produktif itu juga berpotensi meningkatkan jumlah pengangguran dan segudang permasalahannya,” ujar Rektor.

Dengan kondisi ini, lanjut Rektor, gelar pendidikan tidak lagi menjadi hal utama, melainkan kebutuhan akan keterampilan yang beragam dari tiap-tiap orang. Setiap yang ingin maju dalam karir dan pekerjaan, mesti selalu memiliki semangat untuk senantiasa melakukan pengembangan diri dan memupuk mental pribadi positif.

“Tidak hanya membutuhkan pendidikan dan gelar saja namun kecakapan, ketrampilan dan kepribadian lebih menentukan kesuksesan seseorang dalam kerja. Setidaknya anda bisa membentuk dan mengembangkan beberapa keterampilan pribadi yang membantu anda dalam meraih sukses karir,” ungkapnya.

Menurutnya, UMP sebagai kampus yang memiliki visi kampus berkualitas Unggul Modern dan Islami telah menyiapkan mahasiswa mulai dari awal masuk traning BEST pada mahasiswa baru, Traning SMART (Softskills Management and Resolution Training), dan akhirnya dengan pelatihan SUCCES (Spiritual Up and Career Competencies Empowering by Softskills) menjelang wisuda.

“Kampus ini menyiapkan mahasiswanya untuk memiliki keserdasan intelektual dan kesalehan sosial berbasis agama, namun itu semua kembali pada anda semua yang akan menjalaninya. Karena Siapa yang bertahan adalah mereka yang berhasil membangun dirinya. Mereka yang berhasil adalah mereka yang berhasil membangun dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya, dengan melakukan hal-hal yang produktif,” pungkasnya. (tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini