Vinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo SliderVinaora Nivo Slider

Berita Terbaru

Yudisium 566 Calon Wisudawan F...

Yudisium 566 Calon Wisudawan F...

Selasa, (25/8) merupakan moment yang ditunggu bagi calon wisudawan  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP),karena pada hari tersebut terselanggara acara Yudisium...

Hits:123Read More

DEMA FPsi, Siapkan SDM Berkual...

Dewan Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (DEMA Fpsi UMP) sangat memahami pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas didalam sebuah organisasi. Hal ini sangatlah...

Hits:91Read More

PBSI Pertahankan Identitas Ban...

PBSI Pertahankan Identitas Ban...

Peringati hari kemerdekaan Indonesia yang ke-70, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto...

Hits:103Read More

UMP Gelar Raker Tahunan

UMP Gelar Raker Tahunan

Rabu, (19/8) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) gelar rapat kerja (raker) tahun akademik 2015/2016 di hotel Horison, Purwokerto. Raker ini melibatkan jajaran rektorat, Badan Pembina Harian...

Hits:93Read More

UMP Gelar Upacara Hari Kemerde...

UMP Gelar Upacara Hari Kemerde...

70 tahun sudah Indonesia merdeka. Pemerolehannya tentu bukanlah hal mudah, ada perjuangan dan pengorbanan yang besar. 70 tahun lalu, tepat di tanggal 17 Agustus, atas...

Hits:93Read More

Mahasiswa UMP Magang di Thaila...

Mahasiswa UMP Magang di Thaila...

Komitmen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FIKES UMP) untuk mencetak calon tenaga kesehatan yang profesional tidak main-main. Salah satu upayanya adalah dengan menerapkan praktek...

Hits:252Read More

UMP Helat Pelatihan Ruqyah

UMP Helat Pelatihan Ruqyah

Metode pengobatan sangat beragam, ada dari kalangan medis ataupun non medis. praktik pengobatan ini pun bukan hal baru bagi umat Islam. Dari jaman Rasulullah SAW...

Hits:204Read More

Umm, Imaam dan Ummat

Seorang ibu bertanya kepada anaknya “Nak, cita-citamu kelak ingin jadi apa?”, jawab si anak “Aku ingin jadi seperti ibu saja”. Perbincangan seperti itu hampir terjadi pada sebagian besar keluarga, dan menggambarkan bahwa sebuah keluarga adalah tempat dibangun segala asa, harapan dan rencana demi cerahnya masa depan. Kadang ada pula anak yang menjawab “Aku ingin jadi seperti bapak saja”, yang jelas jawaban si anak kecil adalah jawaban sederhana yang disampaikan dengan jujur, tidak karena pamrih, tapi karena selama ini yang menjadi idolanya adalah bapak dan ibunya. Lantas muncul pertanyaan dibenak kita, sampai kapan kita akan menjadi orang yang diidolakan oleh mereka?

 

 

 

 

Dalam bahasa Arab kata “umm” (ibu) seakar dengan kata “imam” (pemimpin) dan seakar pula dengan kata “ummah” (umat), meskipun berbeda makna, namun mempunyai kaitan yang sangat erat, yakni terletak pada bahwa seorang ibu harus mendedikasikan hidupnya untuk ummat, ibu mempunyai posisi penting dalam mencetak para pemimpin dan peradaban umat, ibu harus berfungsi sebagai pendidik pertama para pemimpin ummat. Induk tempat berkumpulnya elemen-elemen (dan melahirkan anak-anaknya) sering disebut “umm”, sesuatu yang menjadi tempat merujuk sering disebut “imam”, perhimpunan yang mewadahi banyak orang sering disebut “ummat”. Maka tak salah seandainya sering kita jumpai kalimat “Ibu adalah tiang Negara, seandainya para wanitanya baik dan shalihah maka jayalah Negara dan ketika wanitanya jahat dan durhaka maka hancurlah Negara”.   





Ibnu Hazm pernah menyampaikan pendapatnya: “Baik dan terpuji seorang ibu selalu berada dalam rumahnya, membersihkan dan menata rumahnya, memasak dan menyediakan makanannya, namun semua itu bukanlah kewajibannya, tetapi pakaian yang sudah terjahit untuknya, makanan yang tersedia untuknya sebenarnya adalah kewajiban seorang bapak untuk memenuhinya”. Bagi aliran emansipasi wanita sekuler, hal ini merupakan senjata untuk menyerang kaum laki-laki bahwa perempuan setara dan sama dengan laki-laki, perempuan bukan ditempatkan untuk urusan domestik semata.

 

 

 

 

Padahal seandainya kita mencermati apa yang ingin disampaikan Ibnu Hazm, sebenarnya jauh dari hanya sekedar tuntutan penyetaraan tersebut, tetapi yang beliau maksudkan adalah bahwa ada kewajiban yang lebih penting bagi seorang ibu dari hanya sekedar memasak dan membersihkan rumah, yakni mendidik dan menjadi tauladan bagi anak-anaknya. Hal ini tidak menuntut seorang ibu harus selalu berada di dalam rumahnya, tidak juga harus di luar rumah dalam posisi wanita karier yang cemerlang. Dalam posisi dan keadaan apapun, baik sebagai ibu rumah tangga maupun wanita karier, seorang ibu tetap bisa menjadi tauladan dan berkewajiban mendidik anak-anaknya. Dengan ketauladanan, komunikasi, menyelami dunianya, banyak sekali anak yang bisa menyadari dan mengagumi bahwa ibunya adalah sosok yang mulia, yang luar biasa. Bukankah hal itu lebih penting dibandingkan hanya sekedar tuntutan penyetaraan gender yang didengungkan aliran feminisme barat.

 

 

 

 

Seorang laki-laki (seorang bapak) bukanlah lawan, tapi mereka adalah kawan, untuk bersama-sama mendidik, menjadi tauladan, melayani dan memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya.    





Demikianlah sedikit makna akar kata antara umm (ibu) dengan ummah (umat), setidaknya seorang ibu adalah sosok yang berpengaruh penting dalam mencetak generasi, para pemimpin umat, yang akan menjadikan kesejahteraan umat   





Seorang anak yang shalih, sebagai timbalbalik tidak lain hendaknya bersikap sesuai QS Al Isra 24-25:    Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua (ibu dan bapak) dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang yang baik, maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat”.



Ida Nurlaeli, S. Ag., M. Ag

Dosen Fakultas Agama Islam UMP

Welcome to UMP

Selamat Datang di Situs Universitas Muhammadiyah Purwokerto



Journal

Pengunjung

7593791
Your IP: 54.147.20.131
Server Time: 2015-08-29 20:36:09